Seo Kouji Berbicara Mengenai ‘Ending Orisinal’ dari Anime ‘Fuuka’

Perhatian: Artikel ini akan mengandung spoiler baik dari anime maupun manga dari seri Fuuka, harap melanjutkan membaca dengan kesadaran penuh akan informasi tersebut.

Setiap kali kita berbicara mengenai seri Fuuka, kita tidak bisa lepas dari membicarakan mengenai Truck-kun, atau sebuah truk yang merenggut nyawa Akitsuki Fuuka dari dunia manga. Namun ada hal yang berbeda di seri anime-nya. Beberapa penonton mengabarkan kepada saya kalau di anime-nya, Fuuka tidak mati namun bapaknya Aoi kali ini sudah belajar untuk menggunakan rem truknya dengan baik.

Mengenai ending yang berbeda ini, sang mangaka Seo Kouji berbicara lebih lanjut

“Aku merasa aku sendiri ingin melihat kalau Akitsuki Fuuka tetap hidup adalah alasan paling utamanya. Dalam karya orisinalnya, Fuuka pergi sehingga Yuu dapat mengambil langkah maju bersama band-nya dan berkembang. Aku tidak merasa pilihan tersebut salah sama sekali, tapi aku mendapat banyak masukan dari pembaca yang berbicara, “Sedih rasanya kalau Fuuka mati.” Jadi kalau mereka membuat sebuah anime, aku berpikir mungkin ada cerita yang bisa dikembangkan dengan hidupnya Fuuka.

Kemudian, sang produser anime berkata, “Aku ingin membuat cerita dimana Fuuka hidup,” dan menurutku itu benar-benar seperti kiriman dari Tuhan.

Kensuke Takeishi merupakan produser dari anime Fuuka, dan dia juga mengutarakan pendapatnya mengenai keinginannya untuk membuat anime di mana Fuuka bisa hidup.

“Saat Fuuka Akitsuki meninggal di karya orisinal, aku berpikir, ‘Wah, kita harus membuat animenya.’ Alasan paling utama adalah aku ingin melihat sebuah cerita di mana Fuuka Akitsuki tetap hidup.”

Keizou Kusakawa, sang sutradara berkata:

“Sejujurnya, aku rasa mengganti cerita dari karya orisinalnya akan jadi buruk, dan membuat penggemar dan penonton untuk menolaknya (animenya). Namun saat para staf berkata kalau membuat anime sampai volume keenam manga saja rasanya tidak mungkin kalau mengakhiri anime 12 episode dengan matinya Fuuka.”

Kusakawa kemudian mulai memainkan ide bagaimana caranya supaya Fuuka tetap hidup dalam ceritanya. Dia juga mengatakan kalau bila fokus dari manga-nya lebih banyak mengenai band-nya , di anime dia ingin lebih banyak mempelajari dan menguak mengenai cinta segitiga antara Fuuka, Yuu, dan Koyuki. Dia menambahkan kepada para penggemar untuk terus menantikan perkembangan cinta segitiga tersebut dari awal sampai akhir.

Hidupnya Fuuka dalam cerita ini bagi saya bisa jadi langkah yang baik, atau langkah yang buruk. Baik karena ending orisinal akan membuat rasa tertarik penggemar tumbuh terhadap seri tersebut, namun buruk bila dieksekusi dengan kurang baik. Misalnya, adegan di kamar Koyuki pun tidak jauh berbeda dengan adegan yang ada di manga-nya.

Menurut saya, bila Fuuka dibiarkan mati dalam anime-nya, akan lebih mudah untuk membuka jalan menuju season keduanya. Sekarang, bagaimana caranya mereka membuka pintu ke season kedua bila Fuuka pertama masih hidup? Apakah Yuu bisa jatuh cinta kepada Fuuka Aoi? Atau Fuuka ujung-ujungnya bakal ketabrak truk lagi di masa depan? Siapa yang tahu.

sumber klik di sini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s