[Waifu Wednesday] Shiodome Miuna

Dari panasnya angin daratan hingga dinginnya salju garam yang membekukan permukaan laut. Kali ini giliran gadis kalem yang diam-diam baperan untuk dibahas, Shiodome Miuna.

Shiodome Miuna, seorang gadis kecil yang diam-diam mampu menghanyutkan kita dalam lautan kebaperan. Lagi-lagi seperti biasanya P.A Works selalu mampu memberikan pengembangan karakter yang sangat baik dalam setiap serial yang dikerjakannya. Saya yang pada awalnya tidak begitu tertarik dengan loli yang satu ini, dibuatnya jatuh cinta dengan pengembangan karakter Miuna.

miuna_grown

From zero to best heroine, mungkin inilah kalimat yang tepat untuk menggambarkan seorang gadis blasteran antara penduduk darat dengan laut ini. Meski saat pertama muncul Miuna hanyalah seorang anak SD yang polos dan tidak terlihat signifikan, namun seiring berjalannya waktu dia tumbuh menjadi salah seorang heroine yang memegang peran penting dalam keseluruhan dari serial ini.

+ She’ll do anything for you

miuna_doanything

Pada awal kemunculannya, Miuna hanyalah seorang anak SD pemalu yang sering bersembunyi dibalik punggung Sayu. Tidak begitu menarik untuk dilihat, kecuali bagi kalian yang memiliki kecenderungan terhadap anak gadis dibawah umur.

Meski di awal kemunculan Miuna pernah menendang Hikari, ujung-ujungnya malah jadi suka juga. Sampai-sampai di pertengahan serial, Miuna memberikan pernafasan buatan (baca: ciuman pertamanya) kepada Hikari yang baru muncul setelah hibernasi selama 5 tahun di dasar laut.

Entah charm apa yang dimiliki oleh Hikari sehingga Miuna menyukainya, namun satu hal yang pasti adalah: “Jika Miuna menyukaimu, dia akan terobsesi dan mau melakukan apapun untukmu”

+ Mature by Nature

miuna_sayu

Secara fisik, usia Miuna memang baru 9 tahun (dan 14 tahun setelah timeskip), namun menurut saya secara mental Miuna sudah berumur 20 tahun atau lebih. Pembawaan karakter Miuna yang dewasa membuatnya terlihat cukup mencolok ketimbang teman-teman seumurannya, terutama dibandingkan dengan sahabat dekatnya Sayu yang sikapnya masih teramat-sangat childish.

Jarang sekali Miuna terlihat pecicilan atau urakan selayaknya anak-anak lain yang seumuran. Dia lebih memilih untuk mengamati situasi dan mengambil tindakan yang sesuai dengan akal sehatnya.

Kedewasaan Miuna juga teruji saat Akira, adik tiri Miuna lahir. Menjadi seorang onee-san nampaknya hanya pekerjaan kecil baginya. Sampai-sampai Akira justru lebih dekat dan hanya mau mendengarkan kakaknya ketimbang ibunya sendiri.

+ Bullyable

miuna_bullied

Meski cenderung ber-imej cool dan pendiam, Miuna memiliki moe gap dimana dia adalah tipe yang mudah dibully. Coba saja kamu ledek atau goda Miuna dengan halus, pasti dia akan mulai memukulimu sambil menunjukkan muka memerah karena malu.

– Cenderung minta dipekain

1 - Copy - Copy - Copy.png

Tidak hanya hemat dalam berbicara, Miuna juga cenderung untuk tidak menyatakan perasaannya secara verbal. Dia justru lebih memilih untuk menyendiri dan menyatakan apa yang dirasakannya dengan menuliskannya menggunakan permen karet yang dibentuk menjadi kata-kata di tembok.

Selain itu, Miuna cenderung untuk menanggapi kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya dengan ekspresi minim. Sehingga jarang orang yang bisa tahu apa yang sedang ada di pikirannya. Yang mau pacaran sama Miuna sebaiknya siap-siap saja untuk jadi mentalist atau belajar bahasa morse supaya bisa berkomunikasi dengan Miuna.

– Cold

miuna_cold

Sedingin salju garam yang menyelimuti di paruh kedua dari serial ini, begitu pula sikap Miuna terhadap hampir semua karakter yang bukan teman dekat atau pujaan hatinya. Miuna pernah menolak dengan dingin cowok yang menyatakan cinta kepadanya pada saat “Tomoebi”, selain itu, dia juga pernah bersikap dingin terhadap Akari, calon ibu tirinya.

Mau supaya Miuna bersikap hangat dan dere-dere kepadamu? Cobalah bersikap menyebalkan dan meledak-ledak seperti Hikari ya. Meski menyebalkan, nyatanya Miuna suka kok.

Walaupun pada akhir cerita Miuna tidak berhasil merebut hati cowok pujaannya, namun dia berhasil merebut hati kita semua (atau setidaknya saya). Mungkin pepatah “Best Girl never won” memang benar adanya di dunia kartun Jepang.

miuna_bengongBest girl never won, huh…?

#Upload
By : Hoshino Kazuma San

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s